Berniat Menabung, Malah Terjebak Produk Asuransi
👉Disclaimer:
Tulisan ini murni berdasarkan pengalaman pribadi saya dan ibu saya saat mengunjungi Bank BNI. Tujuan saya menuliskan ini bukan untuk menjatuhkan pihak manapun, melainkan sebagai bentuk edukasi agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak mengalami hal serupa.
👉Kami Hanya Ingin Menabung
Saya dan ibu datang ke Bank BNI dengan niat sederhana: membuka tabungan jangka panjang. Rencananya, setiap bulan akan disisihkan Rp1.000.000 melalui autodebet dari rekening induk ibu saya. Setelah 5 tahun, harapannya uang bisa dicairkan sebesar Rp60.000.000. Ini murni niat untuk menabung, bukan ikut program asuransi.
Namun saat itu, CS yang melayani menawarkan produk yang katanya "tabungan dengan tambahan proteksi asuransi" atau " tabungan dengan bonus asuransi" atau "tabungan sekaligus asuransi", kurang lebih seperti itu, saya lupa tepatnya saat itu CS mengatakan apa. Cara penyampaiannya sangat ramah, bahkan terlalu ramah untuk ukuran profesional. Kami tidak langsung curiga karena mengira ini hanya fitur tambahan dari produk tabun
👉Kenyataannya: Produk Asuransi BNI Life Steady Protection
Ternyata produk yang diberikan adalah BNI Life Steady Protection, yaitu produk asuransi jiwa dengan masa pertanggungan 10 tahun dan premi dibayar selama 5 tahun. Ini jelas bukan produk tabungan. Dana tidak bisa dicairkan 100% setelah 5 tahun jika pemegang asuransi tidak meninggal, melainkan harus menunggu sampai 10 tahun untuk bisa diambil 100%, jauh dari yang kami rencanakan. Saya kira itu Tapenas. Saya juga sempat menyinggung Tapenas ke CS itu karena sebelumnya dikasih tahu oleh CS yang lain sebelum diarahkan ke CS itu. Tapi waktu itu saya kurang paham apa itu Tapenas dan belum tahu jenis tabungan apa yang akan kami pilih. Alhasil kami mengikuti arahan CS.
Kami baru menyadari sepenuhnya setelah 4 bulan berjalan dan sudah terdebet rutin Rp1.000.000 setiap bulannya. Kami tidak ragu karena kami kira itu memang tabungan dengan bonus asuransi. Saya kira itu adalah tabungan bukan asuransi, tabungan yang bisa dicairkan dalam waktu 5 tahun atau ketika kita ingin mencairkan sebelum 5 tahun untuk kebutuhan mendesak, hanya dikenakan potongan seberapa persen saja dari tabungan itu, itu yang saya tangkap. Eh ternyata, itu murni asuransi, dimana kalo asuransi itu yang saya tahu uang tidak bisa dicairkan sebelum batas waktunya atau yang bersangkutan meninggal dunia, dan apabila ingin berhenti di tengah jalan pun hanya dikembalikan uang sedikit saja karena itu bukan tabungan (mohon dikoreksi kalo saya salah). Dan lebih parahnya lagi uang bisa kembali 100% dalam 10 tahun, bukan 5 tahun, walaupun premi yang dibayarkan selama 5 tahun. Itu yang kami sayangkan.
👉Sikap CS yang Berubah Setelah Produk “Closing”
CS yang awalnya sangat ramah justru berubah sikap setelah kami mencoba komplain. Ia malah seolah menyalahkan kami karena tidak membaca polis dengan teliti, seolah-olah semua ini sepenuhnya kesalahan kami sebagai nasabah. Bukan hanya tidak kooperatif, tapi terkesan menghindari tanggung jawab. Awalnya saya tidak curiga dengan polis asuransi, selain karena kami tidak pernah membuat asuransi(jadi belum paham polis asuransi), kami juga percaya bahawa suransi itu hanya benefit dari tabungan yg kami buat. Meskipun CS mengatakan bahwa ia sudah menjelaskan semuanya. Tetapi saya ingat betul bahwa saat itu CS tidak menyakinkan kami dengan jelas, apakah tujuan kami ingin menabung atau ikut program asuransi.
👉Mengapa Hal Ini Bisa Terjadi?
Belakangan saya mengetahui bahwa pegawai bank bisa mendapat insentif besar jika berhasil menjual produk asuransi dibanding membuka rekening biasa. Bahkan insentif itu bisa langsung cair begitu nasabah membayar premi pertam(koreksi kalo salah). Ini mungkin alasan mengapa CS begitu bersemangat “menyusupkan” asuransi dalam nama tabungan. Atau mungkin ada alasan lainnya, saya kurang paham.
👉Pelajaran yang Kami Dapat
- Jangan langsung percaya dengan istilah “tabungan plus proteksi”. Tanyakan detilnya, apakah benar tabungan, atau sebenarnya asuransi.
- Jangan ragu untuk membaca polis dengan cermat sebelum tanda tangan.
👉Tindak Lanjut
- Kami akan segera mendatangi cabang BNI terdekat untuk kejelasan lebih lanjut
- Harapan kami adalah uang yang telah didebit selama 4 bulan bisa dikembalikan dan menghentikan program asuransi
👉Akhir Kata
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Semoga pengalaman kami bisa membantu orang lain lebih berhati-hati. Jika kamu pernah mengalami kejadian serupa, silakan berbagi di kolom komentar atau kirim pesan. Kita bisa saling menguatkan dan memperjuangkan transparansi layanan yang lebih baik.
👉Sekedar Informasi dan Kejanggalan
- Uang asuransi yang tertera di aplikasi Wondr BNI ibu saya hanya 2 juta rupiah, padahal sudah 4 bulan, yang seharusnya sudah 4 juta (mungkin ini belum diperbarui)
- Sikap CS sangat-sangat ramah kepada kami saat melayani untuk mendaftar asuransi tersebut yg kami kira adalah tabungan. Namun keramahan CS justru aneh, karena saking ramahnya sampai-sampai membahas hal-hal remeh yang saya kira tidak perlu dibicarakan sebagai sikap profesional dalam melayani nasabah. Saya kira itu adalah trik CS untuk menyakinkan nasabah terkait produk yang ditawarkan.
Sekian.
...
Its me Khadijah..
Instagram: @itzkhadijah13
Email: khadijah13.official@gmail.com
Komentar
Posting Komentar